fellas, malam ini terasa seperti ingin mencoretkan sesuatu... maka, baca dan pahamilah isi coretan aku kali ini...
Sketsa Sebuah Kisah 1:-
minyak naik lagi dan seperti biasa para pengguna RON97 mengeluh lagi... dan keluhan lazim itu terkadang membuatkan aku bertanya, apakah kau lebih rela mengeluh kesah daripada membuat satu solusi drastik seperti bertukar kepada RON95 ?? lebih mudah begitu kan...
Sketsa Sebuah Kisah 2:-
mungkin pendekatan aku terlalu melampau sehinggakan ada yang tak dapat menerima cara aku barangkali... eksperimentasi demi eksperimentasi dan natijahnya, ada hati yang mungkin telah terasa... walaupun, aku sendiri telah memohon maaf atas kekhilafan dan keterlanjuran itu, namun tetap saja aku merasakan ada sebuah kelainan yang telah mulai tersemai di situ... tiada sebarang ucap penutup bicara hatta salam perpisahan malam yang mengakhiri bicara kali ini... telahan aku, memang dia tak dapat menerimanya...
hurm... biarlah saja waktu yang menentukan segalanya.. aku tak mahu mendahului masa dalam menjatuhkan hukum kefahaman aku sendiri... maaf sekali lagi, andai yang berkenaan membacanya...
Sketsa Sebuah Kisah 3:-
telah empat hari berlalu dan aku sepertinya masih tertunggu khabar berita darinya... dan ya, penantian itu nyata sekali sebuah penyiksaan teragung... namun tetap juga aku menanti dan terus menanti khabar berita darinya... barangkali, aku semakin rindu atau boleh jadi saja aku yang kurang kekuatan untuk berhadapan dengan sebuah penantian panjang... hurm...
Sketsa Sebuah Kisah 4:-
aku jadi jatuh cinta dengan single terbaru Sheila On 7... yeah, serasanya aku pasti bisa dengan setiap langkah mendatangku !!
Penulis:- kadang2, kita terlalu memaksakan sesuatu selagi boleh, sehinggakan kita alpa akan kekuatan penerimaan khalayak kebiasaannya...
Sketsa Sebuah Kisah 1:-
minyak naik lagi dan seperti biasa para pengguna RON97 mengeluh lagi... dan keluhan lazim itu terkadang membuatkan aku bertanya, apakah kau lebih rela mengeluh kesah daripada membuat satu solusi drastik seperti bertukar kepada RON95 ?? lebih mudah begitu kan...
--------------------------------
Sketsa Sebuah Kisah 2:-
“sometimes, all you need to do is pushing it to the limits, so that you can know your boundaries and limitation... but, i'm trying my best to be a guy without being limited by those boundaries..." (Aidy Shahiezad, 2011)
mungkin pendekatan aku terlalu melampau sehinggakan ada yang tak dapat menerima cara aku barangkali... eksperimentasi demi eksperimentasi dan natijahnya, ada hati yang mungkin telah terasa... walaupun, aku sendiri telah memohon maaf atas kekhilafan dan keterlanjuran itu, namun tetap saja aku merasakan ada sebuah kelainan yang telah mulai tersemai di situ... tiada sebarang ucap penutup bicara hatta salam perpisahan malam yang mengakhiri bicara kali ini... telahan aku, memang dia tak dapat menerimanya...
“setiap yg aku lihat dan perhatikan, pasti mengundang sebuah dua persoalan.. maka, jgn salahkan aku bila mulai bertanya secara langsung tanpa ada elemen menjaga hati utk sebuah kepastian... kerna itu sememangnya kekuatan sebuah karakter yang bernama aku..” (Aidy Shahiezad, 2011)
hurm... biarlah saja waktu yang menentukan segalanya.. aku tak mahu mendahului masa dalam menjatuhkan hukum kefahaman aku sendiri... maaf sekali lagi, andai yang berkenaan membacanya...
--------------------------------
Sketsa Sebuah Kisah 3:-
telah empat hari berlalu dan aku sepertinya masih tertunggu khabar berita darinya... dan ya, penantian itu nyata sekali sebuah penyiksaan teragung... namun tetap juga aku menanti dan terus menanti khabar berita darinya... barangkali, aku semakin rindu atau boleh jadi saja aku yang kurang kekuatan untuk berhadapan dengan sebuah penantian panjang... hurm...
--------------------------------
Sketsa Sebuah Kisah 4:-
“lihat apa yang terjadi dengan semua rencanaku, hancur semua berantakan... dia berjalan keluar dari lingkaran hidupku, bebas dan lepaskan ia.. akupun mulai berdendang... pasti ku bisa melanjutkannya.. pasti ku bisa menerima dan melanjutkannya.. pasti ku bisa menyembuhkannya.. cepat bangkit dan berfikir, semua tak berakhir di sini...” (Sheila On 7 ‘Pasti Ku Bisa’)
aku jadi jatuh cinta dengan single terbaru Sheila On 7... yeah, serasanya aku pasti bisa dengan setiap langkah mendatangku !!
--------------------------------
Penulis:- kadang2, kita terlalu memaksakan sesuatu selagi boleh, sehinggakan kita alpa akan kekuatan penerimaan khalayak kebiasaannya...







10 comments:
yang first tu mmg kita takde kuasa nak sekat...cuma boleh meluah ketidakpuasan
yang no 2,3 dan 4 tu...ada taman sket... :)
Aku rase aku faham ape yang kau cuba sampaikan. Nice bro! :)
bermonolog lagi,hehehe....
sekadar sedapkan hati.
PrinceDuyong:-
yerp agreed...
dan, ade taman sket ??
bukan byk ke ?? hehehe... :p
Mr Swift:-
wah... dah macam sejiwa plak... hahaha... neway, thanks sbb cuba memahaminya... huhu.. ;)
fiD:-
kita digalakkan utk bermonolog nie, skadar satu dari usaha utk mengelakkan diri drpd jd cepat gila bayang !! hahaha... :P
thank u sebab gtau pasal single terbaru SO7!!! ;)))
Erina:-
yerp... no hal la...
kita sesama sheilaganks kena la saling sharing... sharing is caring kan ?? hehe... :)
make your move!! hehe
Paani:-
haha... something it more worth to juz keep waiting... hehe... :P
Post a Comment